Tingkatkan Perekonomian Warga Dengan Pelatihan Pembuatan Selai Mangga
![]() |
| Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby |
Alfia menuturkan, proses pembuatan selai manga tidaklah sulit. Mangga yang sudah matang dikupas dan diambil dagingnya kemudian diblender dengan perasan lemon. Hasil olahan dituang ke dalam panci dan direbus bersama gula hingga mengental. Setelah itu dilakukan tes kekentalan selai dengan cara dituang ke dalam piring. Jika di piring masih meleleh atau mengalir, maka selai masih butuh proses pendidihan lagi hingga selai tidak bergerak saat dituang ke piring. “Hasil olahan selai mangga digunakan sebagai isian dari dadar gulung. Tentu dadar gulung isi selai mangga merupakan inovasi baru yang mempunyai nilai tambah,” terang Alfia.
Selain pelatihan, peserta juga diberikan modul pembuatan selai mangga, sehingga peserta bisa membuat sendiri di rumah dan bisa ditularkan ke tetangga sekitar. “Tak hanya modul, kami juga membagikan kemasan dan selai. Karena kami akan mengadakan Kompetisi Pembuatan Selai Mangga dan Olahannya,” tuturnya. Dalam kompetisi tersebut akan hadir Novi Theresia Kiak, SE .M.SE sebagai narasumber dan juri. Sebagai penutup, diadakan kuis berhadiah sembako. Kepala Desa Bringin, H. Mohammad Ali mengaku takjub melihat antusiasme warga “Biasanya kalau diadakan acara penyuluhan tidak ada yang datang. Saya senang pelatihan ini ramai sekali,” kata H. Mohammad saat ditemui di akhir acara. (um/aep)
| www.untag-sby.ac.id |

Komentar
Posting Komentar