Tingkatkan Nilai Tambah Produk Desa melalui Packaging
![]() |
| Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby |
Packaging sering menjadi aspek pemasaran yang sering dilupakan oleh wirausahawan. Inilah yang menjadi latar belakang Divisi Kewirausahaan Kelompok Kerja Nyata (KKN) Non Reguler Desa Petapan dalam mengadakan Penyuluhan Motivasi Berwirausaha dan Packaging Keripik Gadung pada Minggu, (25/11). Yohanes Priyoyuwono Wuysan-Ketua Divisi Kewirausahaan Kelompok KKN Desa Petapan menuturkan, “Warga desa petapan kurang memahami tentang berwirausaha apalagi dalam hal packaging produk yang sudah ada disana. Contohnya keripik gadung yang hanya dibungkus dengan kresek biasa. Karena itu kami berusaha meningkatkan nilai tambah produk di sini.”
Dijelaskan oleh Yohanes, kelompoknya mempraktekan kepada para Ibu di desa setempat tentang packaging yang memiliki nilai jual tinggi agar bisa dititipkan di suatu tempat dalam pemasarannya. “Sebelum masuk dalam tahap pengemasan, kami menjelaskan bahwa kemasan membutuhkan cover tentang penjelasan produk. Selain itu untuk meningkatkan daya tarik produk keripik gadung kami menyarankan agar bumbu tabur seperti balado, barbecue, atau keju,” terangnya.
Para Ibu di Desa Petapan antusias mengikuti penyuluhan karena beberapa di antara mereka sudah memiliki niat tinggi untuk meningkatkan wirausaha. Penyuluhan ini disambut baik oleh Suba’i-Kepala Desa Petapan. Dia bersyukur atas kehadiran mahasiswa/mahasiswi KKN, “Terima kasih kepada adik-adik yang telah bersedia membantu kekurangan desa kami, tidak tanggung-tanggung dengan praktek langsung.” Suba’i berharap masyarakat desanya memiliki keinginan untuk maju dan melakukan saran dari mahasiswa demi meningkatkan perekonomian mereka sendiri. (um/aep)
| www.untag-sby.ac.id |
.jpg)
Komentar
Posting Komentar